MyKasir

Store

Defecta dan pengadaan

Alur review kebutuhan barang, PO, penerimaan barang, dan status barang yang diterima.

Versi
Docs v2026.06.18
Update
18 Juni 2026
Tipe
Guide
Area
Store

Overview

Defecta membantu toko mengubah kebutuhan barang menjadi pengadaan yang bisa ditelusuri sampai penerimaan barang.

PO status dan status barang harus dibaca terpisah: PO menjelaskan proses dokumen, sedangkan status barang menjelaskan hasil penerimaan item.

Dari kebutuhan ke stok
  1. Review

    Pilih item yang perlu dipesan.

  2. PO

    Kunci daftar order ke supplier.

  3. Receive

    Catat jumlah datang dan ED.

  4. Stock

    Stok bertambah sesuai barang diterima.

Jumlah order dan jumlah datang boleh berbeda. Goods status menyimpan hasil akhirnya.

Kapan dipakai

  • Saat toko membuat daftar kebutuhan barang dari stok atau permintaan manual.
  • Saat pemilik/admin membuat PO untuk supplier.
  • Saat staf toko menerima barang dan jumlah datang tidak selalu sama dengan jumlah order.

Flow pengadaan

  1. 1

    Review

    Toko atau admin meninjau item yang perlu dipesan.

    Lanjut

  2. 2

    PO

    Item disusun menjadi purchase order untuk supplier.

    Lanjut

  3. 3

    Sent

    PO dikirim atau dianggap sudah diproses ke supplier.

    Lanjut

  4. 4

    Receive

    Toko mencatat barang datang, jumlah, harga, dan ED bila perlu.

    Lanjut

  5. 5

    Complete

    PO selesai setelah penerimaan barang difinalisasi.

PO selesai karena proses penerimaan sudah difinalisasi, bukan karena semua item pasti datang sesuai order.

Model status

  • Status PO: Draf, Dikirim, Selesai, atau Dibatalkan.
  • Status barang: Sesuai jika jumlah datang sesuai pesanan.
  • Status barang: Sebagian jika barang datang sebagian atau jumlah berbeda dari pesanan.
  • Status barang: Tidak datang jika item tidak datang saat penerimaan difinalisasi.
  • Jangan memakai pending untuk item yang sudah difinalisasi. Pending cocok untuk proses yang belum selesai, bukan hasil penerimaan.

Hasil penerimaan

  1. 1Staf membuka PO yang sudah dikirim.
  2. 2Staf mengisi jumlah barang yang benar-benar datang.
  3. 3Staf mengisi harga dan ED bila barang diterima.
  4. 4Sistem memberi status item Sesuai, Sebagian, atau Tidak datang.
  5. 5Saat staf finalisasi penerimaan, PO menjadi Selesai dan status barang tidak kembali pending.

Masalah umum

  • Jika barang tidak datang tapi masih pending, berarti UI atau backend masih membaca status proses, bukan hasil penerimaan.
  • Jika jumlah datang berbeda, tampilkan Sebagian agar staf paham barang sudah diproses tetapi tidak sesuai pesanan.
  • Jika PO completed tetapi item masih pending, audit mapping status PO item dan goods status.

Lanjut baca