Lewati ke konten
Semua artikel

Kodak Melihat Kamera Digital Lebih Awal, tetapi Tetap Tertinggal

Masalah Kodak bukan sekadar gagal menemukan teknologi baru, melainkan sulit mengubah bisnis yang bertumpu pada film.

Prototipe Digital Sudah Ada pada 1975

Insinyur Kodak, Steven Sasson, membuat prototipe kamera digital pada 1975. Perusahaan ini melihat kemungkinan fotografi digital sejak awal.

Bisnis Film Masih Sangat Besar

Kodak mendominasi pasar film di Amerika Serikat. Model bisnis yang berhasil itu membuat peralihan ke digital menjadi keputusan yang sulit.

Teknologi Baru Berpotensi Mengganggu Inti Bisnis

Fotografi digital mengurangi kebutuhan akan film dan proses cetak tradisional. Menumbuhkannya berarti berhadapan dengan sumber keuntungan yang sudah mapan.

Kodak Sebenarnya Berinvestasi dalam Digital

Kodak mengembangkan produk digital, termasuk kamera profesional pada 1991. Kisahnya lebih rumit daripada sekadar menolak teknologi digital.

Perubahan Pasar Berjalan Lebih Cepat

Pada 19 Januari 2012 Kodak mengajukan perlindungan kebangkrutan Chapter 11. Perusahaan keluar dari proses itu pada 2013 dengan bisnis yang telah berubah.

Tantangan Bisa Datang dari Temuan Sendiri

Apa perubahan yang sudah kamu lihat, tetapi masih sulit ditindaklanjuti karena bisnis hari ini berjalan baik? Follow @mykasir_id untuk insight seputar bisnis.

Sumber: Forbes, How Kodak Failed (2012); Snopes fact-check (2024)