Lewati ke konten
Semua artikel

Pelanggan Membeli Produk untuk Menyelesaikan Pekerjaan

Kisah milkshake memperlihatkan bahwa pesaing produk bisa datang dari solusi yang bentuknya sama sekali berbeda.

Pertanyaannya Bukan Hanya Siapa Pembelinya

Jobs to Be Done, yang dipopulerkan Clayton Christensen, mengajak kita bertanya pekerjaan apa yang ingin diselesaikan pelanggan ketika memakai produk.

Amati Kapan Produk Dibeli

Dalam kisah milkshake, banyak pembelian terjadi sebelum pukul 8 pagi dan pembelinya datang sendiri. Pola ini memberi petunjuk tentang situasi mereka.

Pekerjaan Sesungguhnya Ada di Perjalanan

Para komuter mencari sesuatu yang dapat mengisi perjalanan yang membosankan dan cukup mengenyangkan sampai waktu makan berikutnya.

Pesaingnya Bisa Berupa Pisang atau Roti

Jika kebutuhan itu yang ingin dipenuhi, milkshake tidak hanya bersaing dengan minuman sejenis. Pisang, roti, bahkan membiarkan perjalanan tetap membosankan ikut menjadi alternatif.

Cari Kebutuhan di Balik Produk

Alih-alih hanya menambah fitur, amati kapan, mengapa, dan dalam keadaan apa pelanggan memilih produkmu.

Tanyakan Pekerjaan Pelangganmu

Pekerjaan apa yang sebenarnya diselesaikan pelanggan dengan produkmu? Follow @mykasir_id untuk insight seputar bisnis.

Sumber: Clayton Christensen, Harvard Business Review (2005); Competing Against Luck (2016)